Tampilkan postingan dengan label LifeJournal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LifeJournal. Tampilkan semua postingan

Life journal #2: "Seringkali lupa bahwa diluar sana mungkin saja ada yang lebih menderita"

Setiap kali saya berada di tempat umum, saya selalu mencoba mengamati orang-orang yang berlalu lalang, seringkali bertanya di dalam hati, perjuangan apa yang telah mereka lalui dan alami pada hari ini, tampaknya ada yang memasang muka melas, ada yang murung, tapi tak sedikit juga yang tersenyum ria bersama orang terkasih atau sibuk melihat gawai yang ada di tangannya.
Saya yakin seseorang diluar sana banyak sekali yang sedang berjuang secara finansial,
seseorang yang mungkin saja baru kehilangan orang yang dicintai,
seseorang yang punya hubungan tapi harus berakhir kandas,
seseorang yang sedang sakit dan lelah mengonsumsi obat-obatan karena suatu penyakit,
seseorang yang mungkin kesulitan untuk menaikkan atau menurunkan berat badan,
seseorang yang mungkin sedang frustasi dengan tuntutan perihal dunia perkuliahan yang melihat teman-temannya satu persatu telah menyelesaikan.

Seseorang dari kerumunan ini bisa jadi secara diam-diam mengalami gangguan mental akibat pekerjaan atau lingkungannya, seseorang yang hampir menyerah, dan saya tidak akan pernah tahu itu.
Jadi saya putuskan untuk memilih bersikap baik, karena seseorang bisa saja sangat menderita tetapi kita tidak mengetahuinya.

Life journal #1: “Kira-kira, diriku ini cukup tidak, ya?”

Orang-orang sering lupa untuk menghargai sesuatu yang ada di dalam diri kita, maupun kejadian yang terjadi di kehidupan kita.

Maunya selalu lebih.

padahal segala hal yang datang dalam hidup kita akan selalu terasa kurang dan gak akan pernah merasa tepat, kalau kita gak belajar satu yang paling penting; merasa cukup.


Makin kesini makin sadar kalau bahagia gak butuh alasan yang banyak.
Cukupi lihat sekitar,
pahami yang ada,
hargai yang bertahan,
bantu yang butuh,
tinggalkan yang menyakiti,
dan syukuri apa yang tersisa maupun yang akan datang nantinya.


sesederhana dan secukup itu.

Semoga hari ini segala hal terasa cukup.
semoga hari ini aku lebih pintar serta lebih mampu mencukupkan segala hal yang masih terasa kurang di dalam diriku.

Dan, jangan lupa bersyukur.

Life journal #2: "Seringkali lupa bahwa diluar sana mungkin saja ada yang lebih menderita"

Setiap kali saya berada di tempat umum, saya selalu mencoba mengamati orang-orang yang berlalu lalang, seringkali bertanya di dalam hati, pe...